2026-03-13
Kode Rasa Hot Pot: Dari Camilan di Tepi Dermaga hingga Pesta Ilmiah - Bagian 1: Klasifikasi lemak sapi Bahan
Akun Douyin yang disinkronkan: Yuanli Lezat
Terdapat peraturan yang jelas dan ketat mengenai bahan baku lemak nabati. Bahan intinya harus berupa jaringan lemak murni dari bagian sapi tertentu, terutama yang berasal dari hasil samping penyembelihan sapi potong.
Berikut penjelasan detailnya berdasarkan dokumentasi:
I. Definisi Standar Nasional (Dasar Otoritatif)
Dua standar nasional utama dengan jelas mendefinisikan bahan baku lemak sapi yang dapat dimakan:
1. Standar Keamanan Pangan Nasional GB 10146-2015 untuk Lemak Hewani yang Dapat Dimakan (Standar Wajib):
* Peraturan tersebut mengatur bahwa bahan baku lemak hewani yang dapat dimakan adalah "lemak, marmer, omentum, atau jaringan lemak murni yang melekat pada organ dalam babi, sapi, domba, ayam, dan bebek yang telah lulus karantina dan pemeriksaan badan pengawasan kesehatan."
2. GB/T 46004-2025 Lemak dan Minyak Hewani (Lemak Sapi) (Standar yang Direkomendasikan):
*Dalam definisi terminologinya (3.1), disebutkan dengan jelas bahwa lemak sapi adalah “minyak nabati yang terbuat dari lemak, marmer, omentum, atau jaringan lemak murni yang melekat pada organ dalam sapi”.
Poin-poin penting: Bahan bakunya harus “jaringan lemak murni” dan berasal dari sapi yang telah lolos karantina. Hal ini memperjelas legalitas dan keamanan bahan mentah dari perspektif peraturan, tidak termasuk jaringan non-lemak, jaringan yang sakit, atau bahan mentah yang belum dikarantina.
II. Klasifikasi Industri Tertentu (Bahan Baku dalam Prakteknya)
Berdasarkan uraian rinci dalam buku “Lemak Sapi”, dalam industri penyembelihan dan pengolahan daging sapi, terminologi dalam standar nasional tersebut di atas berkaitan dengan bagian-bagian tertentu berikut, yang secara kolektif disebut sebagai “lemak daging sapi”:
|
Klasifikasi Industri/Nama Umum |
Terminologi standar nasional yang sesuai |
Deskripsi bagian tertentu |
Karakteristik (hasil minyak, rasa) |
|
Lemak perut |
Lemak, lemak babi |
Jaringan lemak yang menutupi seluruh rongga perut sapi |
Memiliki rendemen minyak yang tinggi (>80%), aroma lemak yang nyata, dan bau daging kambing yang kuat. |
|
Lemak ginjal/Lemak ginjal |
Lemak menempel pada organ dalam |
Timbunan lemak tebal menutupi permukaan ginjal sapi |
Ia memiliki rendemen minyak tertinggi (>80%), titik leleh tinggi, kekerasan tinggi, dan rasa lemak yang kaya dan lembut. |
|
Minyak usus |
omentum atau lemak yang menempel pada organ dalam |
omentum atau lemak yang menempel pada organ dalam |
Rendemen minyaknya kurang lebih 75%, dan memiliki rasa minyak sosis yang khas. Itu perlu dibersihkan secara menyeluruh. |
|
Minyak campur |
|
Lemak dipangkas dari sekitar organ dalam, mengandung beberapa organ dalam dan jaringan ikat. |
Kualitas yang tidak merata membutuhkan pemrosesan yang cermat. |
|
Minyak terbagi |
Lemak murni dipangkas |
Lemak yang dipotong dari karkas, jeroan, dan bagian lainnya mungkin mengandung sedikit sisa daging. |
Produk ini memiliki rendemen minyak yang relatif rendah (~60%), tetapi profil rasa paling kompleks, memadukan aroma daging, lemak, dan susu. |
|
Barang campuran |
|
Campuran lemak yang disebutkan di atas yang tidak disortir |
Kualitas dan rasa bergantung pada rasio pencampuran dan sangat bervariasi dari satu batch ke batch lainnya. |
Singkatnya, lemak nabati berkualitas tinggi (terutama untuk bahan dasar hot pot) biasanya dibuat dari lemak tanpa lemak, lemak babat, dan potongan lemak premium untuk memastikan rasa murni dan kualitas yang konsisten.
AKU AKU AKU. Perbedaan Utama: lemak sapi vs. Lemak Tulang
Dokumen tersebut secara khusus membedakan jenis minyak lain, yang bahan baku dan produknya berbeda dari lemak sapi yang dapat dimakan yang disebutkan di atas:
* Minyak tulang sapi (beef sumsum oil): Minyak yang diekstrak dari tulang sapi (terutama tulang kaki dan tulang betis) melalui proses seperti perebusan, ekstraksi dengan bantuan USG, atau hidrolisis enzimatik.
* Perbedaan utama:
* Bahan baku berbeda: berasal dari tulang, bukan jaringan adiposa murni.
* Karakteristik komposisi: Komposisi asam lemak sangat bervariasi. Misalnya, kandungan asam oleat dalam minyak tulang kaki sapi Qinchuan mencapai 57,82%, dan proporsi asam lemak tak jenuh jauh lebih tinggi dibandingkan lemak sapi biasa.
* Kegunaan: Memiliki aroma lemak yang unik dan sering digunakan dalam persiapan masakan, penyedap atau bumbu, namun tidak termasuk dalam kategori "lemak sapi" sebagaimana didefinisikan dalam GB/T 46004-2025.
Kesimpulannya
Bahan baku yang diperbolehkan secara hukum untuk lemak sapi yang dapat dimakan adalah lemak panggul sapi, marmer, omentum, dan jaringan lemak murni yang menempel pada organ dalam, yang secara khusus dikategorikan dalam industri sebagai "lemak sapi", seperti lemak pinggang, lemak babat, lemak usus, dan lemak potong. Pemilihan bahan baku berkualitas tinggi dari bagian tertentu sapi merupakan langkah penting pertama dalam menghasilkan lemak sapi berkualitas tinggi (terutama lemak sapi untuk hot pot). Sedangkan minyak tulang sapi merupakan salah satu jenis lemak hewani dengan bahan baku dan khasiat berbeda.
Tidak ada
Informasi Kontak
Telp: +86 176 5388 8798
Telp: +86 155 8851 7018
E-mail: zhongbaotuo@gmail.com
Ada apa: +86 155 8851 7018
Wechat: +86 155 8851 7018
Menambahkan:Zona Teknologi Tinggi, Kota Tai'an, Provinsi Shandong
Navigasi
Navigasi